Jumat, 16 Januari 2026
Lojikata
  • Beranda
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Berau
    • Kukar
    • Kutim
    • Kubar
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Nasional
  • Dunia
  • Advertorial
  • Topik
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Beranda
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Berau
    • Kukar
    • Kutim
    • Kubar
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Nasional
  • Dunia
  • Advertorial
  • Topik
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Teknologi
No Result
View All Result
Lojikata
Beranda Dunia

Gempa 8,8 Magnitudo di Semenanjung Kamchatka, Rusia: Tsunami Mengancam

30 Juli 2025

Bangunan Rusak Setelah Gempa Bumi di Rusia (Sumber: Reuters)

Lojikata, Semenanjung Kamchatka, Rusia – Pada Rabu pagi, 30 Juli 2025, wilayah timur jauh Rusia di lepas pantai Semenanjung Kamchatka diguncang gempa berkekuatan 8,8, menandai peristiwa paling kuat sejak 1952 menurut Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia. Dengan kedalaman hanya sekitar 19–20 km, gempa tersebut bersifat shallow, sehingga menciptakan potensi gelombang tsunami yang sangat besar dan berbahaya.

Gelombang tsunami setinggi 3–4 meter (10–13 kaki) tercatat melanda wilayah pantai Kamchatka, terutama Severo‑Kurilsk, yang sebagian wilayahnya terendam dan kapal-kapal di dermaga tersapu. Gedung seperti pabrik ikan dan gedung anak usia dini turut rusak meski tidak ada korban jiwa serius dilaporkan.

Berita Terkait

Bangkit Setelah Guncangan: Letusan Bersejarah Krasheninnikov dan Dunia Menatap Kamchatka

BMKG: Gempa di Balikpapan Merupakan Gempa Dangkal Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Dampak gempa ini langsung dirasakan di negara-negara di sekeliling Samudra Pasifik. Jepang segera mengeluarkan peringatan evakuasi bagi hampir 900.000 warga di prefektur pesisir Utara, termasuk Hokkaido, setelah tsunami mencapai setinggi 40‑60 cm di beberapa titik pantai. Lokasi-lokasi seperti pantai Ishinomaki dan Tokachi menjadi zona waspada tinggi meski tidak memicu kerusakan besar.

Di sisi lain, otoritas Hawaii memberlakukan status darurat, dengan sirine peringatan tsunami dikumandangkan di Honolulu, dan seluruh penduduk pesisir diminta mengungsi ke tempat tinggi. Pantai-pantai di California, Oregon, Washington, Alaska, serta wilayah seperti Kanada dan negara-negara Pasifik turut memasuki status siaga atau peringatan tsunami ﹣ beberapa negara bahkan memerintahkan kapal meninggalkan pelabuhan dan masyarakat menjauhi garis pantai.

Gempa ini memicu serangkaian aftershocks hingga magnitudo 6,9, menunjukkan bahwa aktivitas seismik masih berlangsung dan risiko gelombang susulan tetap nyata. Di Jepang, operator TEPCO mengevakuasi staf di PLTN Fukushima meski tidak ditemukan anomalitas kritis di instalasi nuklir pasca gempa ﹣ sebagai langkah mitigasi yang esensial.

Gempa dahsyat di kawasan Kamchatka adalah pengingat keras bahwa Samudra Pasifik tetap menjadi arena dinamika tektonik yang tak bisa diabaikan. Ketika kita melihat puncak empat meter di Rusia sekaligus tsunami kecil di pantai Jepang dan sirene peringatan di Hawaii, kita melihat bahwa ancaman alam lintas batas menjadi tantangan global.

Respon cepat Jepang dan Amerika Serikat mencerminkan kesiapsiagaan berlapis yang dibangun sejak tragedi 2011. Namun gempa ini juga membuka risiko riak baru: bagaimana nuclear safety, infrastruktur kritis, dan sistem peringatan publik menghadapi risiko multi-negara yang terjadi dalam hitungan jam? Dalam setiap gema, bukan sekadar logika fisika yang menari, tetapi logika mitigasi dan solidaritas regional yang diuji. (IN/LJK)


Sumber: Reuters https://www.reuters.com/business/environment/powerful-quake-russias-far-east-causes-tsunami-japan-hawaii-order-evacuations-2025-07-30/

Tags: GempaRusia

Berita Terkini

Prancis Allenya Utang: Tiap Detik Tambah Rp94,7 Juta, Alarm Defisit Gema Keras

9 Agustus 2025

$135 Miliar dalam Setengah Tahun: Bencana Alam Tak Lagi Statistik, Tetapi Tagihan Nyata untuk Dunia

8 Agustus 2025

Berita Populer

Sawit Kaltim: Dari Kebun ke Kehidupan, Mutu Inklusif Jadi Jalan Bersama

Sawit Kaltim: Dari Kebun ke Kehidupan, Mutu Inklusif Jadi Jalan Bersama

5 Agustus 2025
Kaltim Antisipasi Kekeringan: Musim Kemarau Diprediksi Berlarut Hingga Oktober 2025

Kaltim Antisipasi Kekeringan: Musim Kemarau Diprediksi Berlarut Hingga Oktober 2025

4 Agustus 2025
Kaltim Targetkan Semua Dosen S3: Gratispol Jadi Gerbang SDM Unggul

Kaltim Targetkan Semua Dosen S3: Gratispol Jadi Gerbang SDM Unggul

3 Agustus 2025
Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Media Siber
Kebijakan Redaksi
Iklan & Kerja Sama
© 2025 Lojikata Media Pratama | Hak cipta dilindungi undang-undang
  • Beranda
  • Kaltim
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Berau
    • Kukar
    • Kutim
    • Kubar
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Nasional
  • Dunia
  • Advertorial
  • Topik
    • Sosial
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Teknologi

© 2025 LOJIKATA Media Pratama | Hak cipta dilindungi undang-undang